Kalah Level

Alkisah beberapa bulan yang lalu saya sekeluarga berwisata ke pulau dewata. Singkat kata hari itu orangtua pergi keliling bali naik motor dan saya tinggal di hotel karena masih banyak pekerjaan. Bosan di hotel, saya memutuskan untuk pergi ke Pantai Kuta naik moda transportasi yang lagi booming di kalangan netizen, apalagi kalau bukan gojek, eh go-jek.

“Kesini sama siapa mas? Pacar?”, tanya si driver

“Sama orangtua mas, gak punya pacar”, jawab saya setengah malu

“Ah masa sih mas. Nanti malam mau kemana?”

“Gak kemana-mana sih mas soalnya besok ada flight pagi.”

“Ikut saya clubbing aja mas. Saya gonta-ganti pacar bule tiap bulan”, ajak dia sambil memasang senyuman penuh kebanggaan.

“Wah gak bisa mas ada orangtua juga soalnya hehe”

“Ya udah mas ini save nomor saya aja siapa tahu nanti malam mau hangout bareng, nanti saya ajarin deh caranya nggaet cewek bule”

Tujuan yang dekat menyelamatkan harga diri saya sebelum terlalu dalam diinjak. Saya pun melanjutkan kerjaan saya sambil ngopi di Starbucks. Secangkir caffe latte dengan gula yang banyak untuk menutupi kisah cinta saya yang pahit ini.

One thought on “Kalah Level

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s