Sebuah Kebodohan

Kamar Hotel Dormitory Hongkong

Sebuah kamar dormitory yang harusnya cuma boleh untuk berempat kami gunakan berlima karena mahalnya harga hotel di Hong Kong. Kota ini adalah salah satu kota terpadat di dunia maka wajar saja jika harga hotelnya mahal-mahal (untuk ukuran backpacker).

Kami semua, kecuali Barlin, sudah tepar di kamar karena seharian berjalan jauh mengelilingi Hong Kong dan Macau.

Barlin lebih memilih bersantai di lorong apartemen (hotel kami berada di sebuah apartemen). Dia duduk lesehan bermain laptop sambil merokok. Padahal jam sudah menunjukkan pukul 1 malam, not to mention waktu itu disana sedang musim dingin.

Tiba-tiba saja.

“Wiuuuu… Wiuuuu… Wiuuuu…”

Alarm kebakaran berbunyi!

Kami panik.

Kakak saya berprasangka bahwa rokok Berlin lah yang menyebabkan alarm kebakaran berbunyi. Langsung saja dia ambil rokok itu dari tangan Berlin dan berlari ke toilet untuk membuangnya.

Semua orang keluar dari kamarnya dan berlari keluar melewati tangga. Begitupun juga kami.

Beberapa menit setelah kami berada di luar apartemen datanglah sebuah truk pemadam kebakaran. Beberapa petugas bergegas masuk untuk mencari sumber api. Tiga puluh menit kemudian mereka pun keluar tanpa menemukan sumber api. False alarm. Ya iyalah!

Terdengar beberapa penghuni apartemen misuh-misuh dalam bahasa Cina.

“Cing Cong Xian Jing Ha Shu!!!”

Begitulah yang terdengar di kepala kami. Kami pun menahan diri sekuat tenaga untuk tidak tertawa.

Sekembalinya kami ke kamar barulah tawa kami meledak.

“Barlin Xian Jing!”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s